Ralat:

Mohon maaf. Ada kesalahan postingan, seharusnya postingan ini yang terbit lebih dulu, bukan yang kemarin dengan sub judul: Umi Hilang

DK

Kehadiranku di dalam tahanan markas tentara di nagari Magek itu sedikit mewarnai keadaan disana. Aku lebih banyak diam, karena suasana disana memang tak terasa nyaman bagiku, juga bahasa para tentara itu yang tak satupun aku mengerti, bila mereka berbicara sesamanya, umi bilang itu bahasa Jawa. Tapi aku juga tak merasa ketakutan, melihat tentara bersileweran dengan memanggul berbagai macam senjata.


read more