Seorang Balita di Tengah Pergolakan PRRI (7): Menikmati Masakan Jawa

Aku terbangun hari sudah siang. Umi tidak ada disampingku, aku lalu duduk sambil melihat ke sekeliling. Aku melihat umi sedang berada di sudut bok yang berfungsi sebagai dapur, melihat aku bangun umi lalu mendekatiku. Umi mengemasi balai-balai tempat tidur kami, melipat kain panjang yang menjadi alas tidurku dan juga selimut. Sambil bekerja umi menanyaiku apakah […]

Berkelana di Ranah Minang (2): Padang, Antara Was-was dan Kepasrahan

Pukul 12 lewat beberapa menit, penumpang pesawat Lion Air menuju Padang dipersilakan naik pesawat di pintu 14. Para penumpang yang tadinya berkumpul di pintu 12 sesuai dengan yang tertera di tiket, terpaksa harus keluar dari ruang tunggu pintu 12 dan berrebutan menuju pintu 14. Saya berusaha menahan diri agar tidak ikut-ikutan berebutan keluar dari pintu […]