Fotografi Untuk Pemula: Fasilitas Kelengkapan Lampu Kilat

Saklar Induk. Saklar induk atau power switch ini berfungsi untuk menghidup dan mematikan sirkit elektronik lampu kilat, bila kita hendak mengoperasikan atau setelah selesai dipakai.

Skala jarak dan diafragma. Ini kita temui pada lampu kilat manual dan juga pada lampu kilat otomatis yang bisa dioperasikan manual. Gunanya yaitu untuk mencari padanan yang efektif antara jarak subyek dengan bukaan diafragma, berdasarkan besarnya pancaran atau GN lampu kilat bersangkutan.

Sebagai contoh dapat kita lihat pada tabel lampu kilat manual di bawah ini:

 

13101084971568244512

 

Pada tabel petunjuk pemakaian di atas yang berada di dalam tanda kurung warna kuning, kita lihat pada baris atas ISO ada pada angka seratus. Di baris tengah terlihat diafragma pada angka 5.6, dan pada baris ketiga pada tabel jarak terlihat angka 5.

Berdasarkan tabel ini kita dapat melakukan pemotretan dengan film ber ASA 100, dengan membuka diafragma f.5,6 dan efektif untuk jarak 5 meter. Dengan mengikuti tabel ini maka pencahayaan lampu kilat terhadap film adalah normal.

Untuk lampu kilat manual tabel ini adalah permanen. Tapi untuk lampu kilat otomatis tabel ini bisa bervariasi, bila dibelakang lampu kilat tersebut terdapat lagi sebuah saklar pembagi kekuatan sinar lampu kilat yang bersangkutan.

Saklar pembagi. Saklar ini hanya terdapat pada lampu kilat yang berfasilitas otomatis seperti foto di bawah. Dengan adanya saklar ini kita dapat menurunkan kekuatan cahaya lampu kilat yang bersangkutan menjadi setengah atau seperempat kekuatan penuhnya. Sehingga lampu kilat bersangkut­an mempunyai lebih banyak lagi variasi kekuatan pencahayaan. Saklar pembagi ini juga berguna bila kita memakai film ber-ISO tinggi, misalnya ISO400, sehingga kalau kita memakai pencahayaan seperti biasa maka hasilnya akan over. Jadi kita tinggal mengurangi kekuatan cahaya tersebut menjadi setengah atau seperempatnya.

Di kanan saklar pembagi terdapat sebuah lampu, fungsi lampu ini adalah sebagai lampu penanda bahwa lampu kilat telah siap untuk dipakai.  Dikanan lampu ini terdapat sebuah tombol saklar yang dibawahnya terdapat angka O. Fungsi tombol ini adalah untuk menghemat baterai yang ada dikamera, bila tombol ini di tekan, maka proses pengisian lampu kilat dari baterai akan terhenti.

Tombol paling kanan adalah tombol untuk menyalakan lampu kilat, disamping kirinya juga terdapat sebuah lampu yang menyala hijau, lampu ini berfungsi sebagai lampu pilot penanda proses pengisian elco di lampu kilat tengah berlansung.

 

1310110603468139724
Lampu Kilat otomatis

 

.

Pada lampu kilat otomatis diatas kita bisa melihat bahwa disana terdapat saklar pembagi yang dilambangkan dengan garis kuning yang berarti kekuatan lampu berada dalam keadaan penuh, garis biru setengahnya dan garis kuning seperempatnya.

Saklar ISO. Bagi lampu kilat otomatis yang tidak mempunyai saklar pembagi. sering ditemui saklar ISO ini. Kegunaannya tidak berbeda dengan saklar pemba­gi, hanya saja di sini saklar tersebut efektif bila kita memakai film dengan ISO yang berbeda. Misalnya film ISO 100 dan 400. Tapi Saklar ISO ini agak kurang efektif bila dijadikan sebagai saklar pembagi. Sebab bila film yang kita pakai ber-ISO 100, sedang saklar ISO berada pada posisi ISO 400, maka pencahayaan lampu kilat pada film terpasang sering agak under atau kurang. Begitu pula sebaliknya. Bila film terpasang adalah yang ber-ISO 400, sedangkan saklar ISO terpasang pada posisi ISO 100, maka pencahayaan terhadap film terpakai akan jadi over.

Lampu pengimbang atau pengisi. Ini dapat kita temukan pada lampu kilat yang posisi dan arah lampu utamanya dapat kita arahkan ketempat lain, misalnya keatas, kesam-ping atau kebelakang. Dimana cahaya yang kita inginkan adalah cahaya pantulannya. Lampu pengimbang atau pengisi ini dapat dinyalakan serentak dengan lampu uta­manya, dan juga dapat dimatikan. Tapi dia tidak dapat dinyalakan sendiri tanpa lampu utamanya.

 

13101122501938997513
Sebuah lampu kilat otomatis dengan lampu tambahan kecil di bawahnya

 

Sebagaimana fungsinya, sebagai pengimbang atau pengisi cahaya secara langsung dari depan untuk menghindari bayangan gelap ada wajah dari pantulan lampu kilat utama. Ukuran dan GN-nya pun kecil saja, letaknyapun tidak dapat dirobah, selalu menghadap kedepan, dibawah lampu kilat utama.

Filter. Lampu kilat otomatis atau lampu kilat yang mempunyai GN besar, biasanya dilengkapi filter-filter. Filter ini terdiri dari beberapa macam. Filter Wide Angle atau sudut lebar bila dikamera kita memakai lensa sudut lebar, filter tele bila kita memakai lensa tele dengan kemampuan maksimum lensa 85mm. Bila lebih dari itu, maka hasilnya tidak begitu efektif lagi.

 

1310112657106070635
Aneka filter untuk lampu kilat

 

Filter warna, ini biasanya dipakai untuk pemotretan dengan cahaya yang dipantulkan untuk memberikan efek lain terhadap penyinaran film. Sering juga lampu kilat dengan filter warna ini di lepas dari kamera, lalu menempatkannya pada posisi tertentu disaat pemotretan, untuk mendapatkan efek warna khusus pada subjek yang di foto. Filter ini dalam pemakaiannya ditempelkan didepan lam­pu kilat yang bersangkutan. Pengait yang terdapat disamping filter tersebut akan menahan filter agar tidak jatuh, dengan menempel pada satu tekukan yang terdapat disamping lampu kilat.

Disamplng yang lepas tukar, ada juga filter ini yang terpasang permanen didepan lampu kilat. Dalam penakaian-nya kita tinggal menarik dan mendorong filter tersebut dari dan kedepan lampunya. Misalnya kita memotret memakai lensa sudut lebar 28mm, maka filter yang berada didepan lampu kilat tersebut harus kita rapatkan atau kita dorong agar dia menempel dengan lampu kilatnya, dan diatas lampu kilat tersebut terlihat angka 28, kuning, putih atau merah.

Begitu juga bila kita hendak memotret dengan lensa normal atau 50mm, maka kita tinggal menarik filter yang menutup lampu kilat tersebut kedepan sampai kita melihat angka 50 diatas lampu kilat tersebut. Begitu seterusnya bila kita memakai lensa 85mm, kita tarik lagi filter tersebut kedepan sampai diatasnya terperaga angka 85. Memang, bila kita memakai lensa 85mm yang panjang dan menjorok kedepan, maka lampu kilat kitapun seakan bersaing menjorok kedepan, ini disebabkan oleh filter yang terpasang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Follow Me