Setelah mengantri hampir dua jam, akhirnya bus Sinar Riau yang kami tumpangi mendapat giliran menyeberang. Setelah dua kali menaiki pelayangan, aku mulai terbiasa, rasa gamang dan takut akan terjadi sesuatu, tidak lagi mengganggu pikiranku. Aku kini malah dapat menikmati rasanya naik pelayangan. Ayunan pelayangan ketika dinaiki kendaraan yang akan menyeberang, tak lagi menimbulkan ketakutanku. Begitu juga derasnya air sungai yang kami seberangi, bisa aku nikmati seperti aku menikmati agam yang mengalir melewati kampungku, yang juga mengalir deras ketika airnya penuh bila musim hujan datang.


read more