Aku terbangun dari tidurku. Kudapati tubuhku diselimuti dengan selimut putih bergaris-garis biru, juga kepalaku telah beralaskan bantal, tidak lagi kain bungkusan pakaianku.

Aku duduk dan melihat ke sekeliling, rumah terasa sepi. Tak satupun penghuni rumah yang kelihatan. Tiba-tiba dari dalam kamar kak Suma keluar, rupanya dia baru saja selesai shalat. Itu kelihatan dari tangannya yang sedang melipat telekungnya dan mukanya yang masih kelihatan lembab.

Melihat aku sudah bangun, aku di tawari mandi. Aku memang sudah tiga hari tidak mandi, sejak aku meninggalkan kampung aku belum pernah mandi, begitu juga para penumpang bus Sinar Riau. Ada beberapa orang yang pernah mandi sewaktu mampir di rumah makan, tapi ebih banyak lagi yang tidak.


read more