Merantau ke Pekan Baru (17)

Aku terbangun dari tidurku. Kudapati tubuhku diselimuti dengan selimut putih bergaris-garis biru, juga kepalaku telah beralaskan bantal, tidak lagi kain bungkusan pakaianku. Aku duduk dan melihat ke sekeliling, rumah terasa sepi. Tak satupun penghuni rumah yang kelihatan. Tiba-tiba dari dalam kamar kak Suma keluar, rupanya dia baru saja selesai shalat. Itu kelihatan dari tangannya yang […]