Merantau ke Pekan Baru (23)

Gara-gara bermain di panas terik setengah hari di sungai Siak, malamnya badanku meriang. Anduang Ipah maupun anduang Pidan kebingungan. Kepalaku di kompres pakai kain basah, akupun di belikan obat, aku tidak tahu namanya. Tapi diantara obat itu satu diantaranya selembar kertas kecil yang ada lemnya yang kemudian ditempelkan di pelipisku, aku mendengar kakakku menyebut kertas […]

Merantau ke Pekan Baru (22)

Setelah melewati sayap dermaga itu dengan perasaan gamang, kami sampai di dermaga induk tempat kapal yang tadi aku lihat bersandar. Si Pemancing belok kekanan menuju lapangan parkir, aku tetap mengikutinya dari belakang. Sampai di lapangan parkir luar dermaga, dia belok kekanan dan kekanan lagi, menuruni tebing tepi sungai disamping dermaga. Aku terus membuntuti si pemancing […]