Tinggal bersama kedua orang kakakku, merupakan pengalaman yang sangat menyenangkan bagiku. Tinggal di kota dengan berbagai macam keadaan dan situasinya, tadinya hanyalah ada dalam bayangan dan angan-anganku, dari cerita-cerita orang-orang kampungku yang pulang dari rantau. Kini bersama kedua kakakku aku mengalaminya sendiri.

Walau kami tinggal pada sebuah kamar yang ukurannya hanya sebesar rumah saruang, tempat kami berlalu lalang turun naik rumah gadang di kampung setiap hari, tapi cukuplah. Untuk tempat kami tinggal dan berlindung dari sengatan panasnya matahari, maupun dinginnya udara malam.

Selain di Pekanbaru, kami juga mempunyai dunsanak di Minas dan Rumbai, kota kecil diseberang sungai Siak, kota yang penduduknya adalah para karyawan Caltex. Walau dunsanak jauh, tapi karena sama-sama berada dirantau, terasa sebagai keluarga dekat.


read more