Merantau ke Pekan Baru (15)

Setelah mengantri hampir dua jam, akhirnya bus Sinar Riau yang kami tumpangi mendapat giliran menyeberang. Setelah dua kali menaiki pelayangan, aku mulai terbiasa, rasa gamang dan takut akan terjadi sesuatu, tidak lagi mengganggu pikiranku. Aku kini malah dapat menikmati rasanya naik pelayangan. Ayunan pelayangan ketika dinaiki kendaraan yang akan menyeberang, tak lagi menimbulkan ketakutanku. Begitu […]

Merantau ke Pekan Baru (14)

Setelah semua penumpang selesai shalat dan makan, stokar kembali memanggil penumpang agar menaiki bus, perjalanan akan dilanjutkan lagi. Panas tengah hari menjelang sore mengiringi perjalanan kami. Angin yang berhembus melalui jendela bus, cukup menyejukkan bagi penumpang yang berada di belakangku. Tapi tidak bagi aku yang duduk di bangku depan yang sejajar dengan sopir. Aku tetap […]

Merantau ke Pekan Baru (13)

Dengan menahan perasaan galau dan diselimuti kecemasan akhirnya pelayangan yang aku tumpangi sampai juga di dermaga sungai seberang, aku bernafas lega, karena apa yang aku cemaskan dan takuti tidak terjadi. Karena tadi bus kami yang terakhir naik, sekarang bus kami pula yang pertama turun, karena jembatan penyeberangan antara pelayangan dan jalan yang terbentang di hadapan […]

Merantau ke Pekan Baru (11)

Bus Sinar Riau yang kami tumpangi pelan-pelan meninggalkan daerah pelayangan, bus tidak bisa berjalan cepat karena jalanan sempit, disamping itu juga becek dan licin. Kendaraan yang parkir di sebelah kanan kami, yang menunggu antrian untuk naik pelayangan cukup banyak, tapi rasanya tak sebanyak di tempat kami antri tadi. Setelah kami lepas di ujung antrian, barulah […]