Setelah dikurung di kamar gantung, akhirnya aku kembali ke Pasar Bawah, bersama anduang Ipah dan Pidan. Pengembaraanku di jalanan kota Pekanbaru kembali berlanjut.

Pagi itu setelah kedua kakakku pergi ketempat kerjanya masing-masing, akupun pergi meninggalkan rumah tempat kost kami.

Pertama aku pergi ke pabrik roti yang hanya berjarak dua tiang listrik dari rumah kami. Aku melihat kesibukan para pekerja pabrik itu membuat roti hingga memasukkannya ke tunggu pemanggangan. Setelah puas melihat kesibukan para pekerjanya dan kenyang dengan aroma roti yang baru matang, serta ngiler dengan orang-orang yang mebeli dan memakannya disana, sementara aku tak punya uang untuk membelinya, akhirnya aku pergi meninggalkan pabrik roti itu.


read more