Ke Karawang Aku Datang

Berbagi ilmu dengan Guru di 6 Kota (2)

Berangkat dari Tomang pukul 5.30 pagi, saya naik busway dengan tarif Rp. 2.000,- Sampai di Semanggi saya turun dari busway, lalu berjalan ke halte bus reguler. Setelah menunggu sekitar 10 menit, bus yang saya tunggu datang, bus Patas AC Mayasari Bakti jurusan Bekasi.

Saya menikmati perjalanan pagi itu, jalanan masih cukup sepi karena kami berlawanan arah dengan kendaraan yang ada di sebelah kanan kami yang mulai ramai, walaupun belum macet.

Karena sepinya jalan yang kami lewati, Semanggi – Bekasi Timur hanya memakan waktu 29 menit. Itu juga gara-gara perjalanan kami tersendat menjelang pintu tol Jati Bening. Di jalur cepat jalan tol Jakarta – Cikampek itu sebuah truk pengangkut batu bata semen mengalami kecelakaan. Seluruh muatannya tumpah ke jalan berpatahan, malah banyak yang diantaranya hancur tak berbentuk lagi menjadi butiran halus.

Disaat matahari baru menanjak memperlihatkan diri dari balik awan yang menyelimuti bumi, suatu musibah menimpa sebuah truk pengangkut bata semen di dekat Jati Bening...

Dari pintu tol Bekasi Timur, saya bersama rekan Yulef Dian yang sudah duluan menunggu di sana naik ojek menuju kantor Indosat Area Botabek, di jalan Veteran   samping masjid Agung Al-Barkah, Bekasi.

Di depan kantor Indosat saya melihat beberapa mobil sudah standby, kepada salah satu petugas yang ada disana saya lalu menanyakan mobil mana yang akan berangkat ke Karawang. Sambil menunjuk salah satu mobil dia mengatakan: “Nanti sekalian bareng pak Joko, pak!”  Karena belum kenal dengan yang namanya pak Joko, maka saya hanya menjawab: “iya, pak, terima kasih…!”

Singgah sejenak di Galeri Indosat Karawang

Tak menunggu lama, orang yang kami tunggu datang dan kami langsung diajak masuk mobil. Setelah berada di dalam mobil baru saya dan Yulef sempat memperkenalkan diri.  Namanya Joko Kartono, TO Cikarang dan Rengasdengklok.

Dari Bekasi, lewat jalan tol kami langsung menuju Karawang. Kami sampai di Karawang dan singgah di Galeri Indosat, di komplek Ruko Pavilin Shop. Karena hari masih pagi, jam baru menunjukkan angka 07.40, kami disuruh istirahat dulu di lantai dua Galeri Indosat. Pak Joko menawari kami  nasi Padang buat sarapan pagi, yang kami terima dengan suka cita, karena saya memang belum sempat sarapan tadi  pagi kecuali segelas teh manis di rumah. Yulef malah cuma sempat minum segelas air putih di tempat kostnya di Tambun, maklum bujangan.

SMA Telagasari Karawang, tempat diadakannya pelatihan

Mendekati jam 8.30 kami meninggalkan Galeri Indosat, lalu membelah kota Karawang menuju Telagasari, dimana lokasi SMA Negeri 1 berada.

Karawang yang saya kenal selama ini hanyalah sebagai gudang beras, namun dengan berkembangnya industri, Karawang kini juga mulai beranjak menuju kota Industri dengan berdirinya beberapa pabrik di sana. Karena ini adalah pertama kali saya menyusuri kota Karawang, maka belum terlalu banyak hal-hal yang bisa saya ungkapkan di sini.

Jam sembilan lewat beberapa menit kami sampai di komplek SMA Negeri 1 Telagasari. Adanya kegiatan pelatihan blog, internet serta media sosial yang diselenggarakan di sini sudah terlihat dengan jelas begitu kami memasuki gerbang sekolah. Sebuah spanduk yang menjelaskan acara yang digagas Indosat tersebut, terbentang di sana. Mobil yang kami tumpangi  lalu menyusuri gerbang dan terus menuju ke pekarangan dan halaman bagian dalam sekolah yang cukup luas itu, lalu berhenti di depan ruangan laboratorium komputer yang sanggup menampung sekitar 50 peserta itu.

 

Suasana pelatihan dengan guru yang berasa dari Karawang, Cikarang dan Rengas Dengklok

 

Turun dari mobil saya langsung menuju ruang pelatihan dan mendapatkan sudah cukup banyak peserta yang hadir. Setelah meletakkan bagpack dan mengeluarkan kamera, saya lalu berjalan mengitari SMA Negeri 1 Telagasari ini, menunggu di mulainya acara pelatihan.

Tepat jam 9.30 pelatihan dimulai dengan pengenalan produk Indosat yang juga diselingi dengan kuis interaktif. Berhubung area manager Indosat Karawang masih dalam perjalanan keliling ke counter di sekitar Karawang dan Rengasdengklok, maka sambutan secara formal atas pelatihan ini di undurkan setelah rehat minum kopi.

Yulef Dian dengan presentasi pelatihan pengenalan Internet, Blog dan Media sosial

Sesi pertama pagi itu adalah presentasi pengenalan Blog, Internet dan Media Sosial yang disampaikan oleh saudara Yulef Dian. Presentasi ini cukup menarik perhatian para peserta karena didukung dengan data, ilustrasi maupun gambar serta grafik yang cukup menarik, dan perkembangannya hingga saat ini. Serta pemutaran video tentang Matt manusia si penari sebagai selingan.

Kata sambutan dari Area Manager Indosat Karawang, setelah rehat minum kopi,

Setelah istirahat untuk melaksanakan shalat zuhur dan juga makan siang, jam 1 siang acara dilanjutkan dengan sesi kedua, yaitu praktek pembuatan blog untuk semua peserta. Seperti kejadian sebelumnya di Bekasi, praktek pembuatan blog ini kurang maksimal, karena melambatnya sinyal jaringan internet yang diserbu hampir 40 peserta secara bersamaan ke situs yang sama, WordPress.

Saya dengan materi pembuatan Blog dengan platform WordPress

Mendekati jam 15.00 pelatihan hari pertama ini pun usai yang akan disambung esok harinya dengan materi pelatihan yang berbeda, yaitu Indosat i-School. Menunggu team Indosat berbenah, saya menyempatkan diri melihat kaegiatan ekstra kurikuler para pelajar SMA Negeri 1 Telagasari ini. Walau ada beberapa kegiatan dalam kelompok kecil lainnya, tapi saya lebih tertarik mengabadikan kegiatan senam aerobik massal yang dilaksanakan di bawah teriknya matahari sore itu. Meskipun harus dengan keringat bercucuran yang membasahi pakaian sekolah mereka, para pelajar tersebut dengan semangat mudanya mengikuti latihan tersebut dengan penuh antusias.

Para pelajar SMA Negeri 1 Telagasari, Karawang, tengah mengikuti kegiatan Ekskul di bawah teriknya panas matahari

Setelah selesai berbenah, saya bersama Yulef Dian dan Team Indosat Karawang yang di komandani oleh pak Joko Kartono bersiap meninggalkan SMA Negeri 1 Telagasari, Karawang. Tapi sebelum benar-benar meninggalkan komplek sekolah tersebut, persis di pintu gerbangnya kami berhenti sejenak, untuk apalagi kalau bukan sedikit bernarsis ria berfoto bersama. Sayangnya semua peserta sudah pulang duluan, sehingga dokumentasi foto bersama ini kurang lengkap. Tapi ibarat kata pepatah, tak dapat rotan, akarpun jadilah.

Selesai mejeng bersama, kamipun meninggalkan  sekolah tersebut. Sebuah sejarah telah dibuat, begitu juga torehan pengalaman yang akan mengisi bingkai perjalanan hidup juga telah didapatkan. Pelan namun pasti lingkungan sekolah tersebut kami tinggalkan, sebagian dari kami akan datang lagi esok harinya. Semoga saya pun suatu saat nanti bisa kembali kesana, menapaktilasi perjalanan dalam rangka berbagi ilmu ini untuk kemajuan pendidikan Indonesia. Sebuah perjalanan yang tak pernah terbayangkan sebelumnya, khususnya bagi diri saya pribadi.

Berpose sejenak bersama team Indosat Karawang di gerbang SMA Negeri 1 Telagasari, Karawang.


read more