Ramadhan, engkau telah datang lagi

Datang membawa pesan dari Yang Maha Tinggi

Dengan janji yang pasti ditepati

Bukan seperti janji para politisi

Umat menyambut dengan besar hati

Lalu menunaikan kewajiban yang sudah pasti

Tanpa dihasut, dibujuk apalagi disakiti

Semua mengerjakannya dengan rela hati

Karena mereka tahu, inilah kesempatan yang dinanti-nanti

Saat memohon ampunan atas dosa-dosa yang telah terjadi

Saat beramal dengan balasan berlipat kali

Saat menunjukkan ketaatan yang sering diingkari

Saat mensucikan diri yang penuh daki

Saat mencari kedamaian dalam hati

***

Sahabat…

Telah bertahun kita bersama

Begitu banyak suka dan duka

Yang sedih maupun gembira

Namun mungkin ada yang terlupa

Bahwa kita mungkin pernah saling kecewa

Disuatu saat, ketika pendapat kita tidak sama

Karena kita melihatnya dari sudut berbeda

Saatnya kini kita saling berlapang dada

Melupakan peristiwa yang menggores jiwa

Agar amaliah Ramadhan kita tak ternoda

***

Anak-anakku

Yang bertaburan di segenap penjuru

Yang dekat di mata maupun yang jauh di balik lautan biru

Betapa Ramadhan ini menimbulkan rasa haru

Terbayang kalian yang belum pernah bertemu

Ada rasa sesak yang menjelma dalam rindu

Maafkan ayah nak, karena belum mengunjungimu

Masih banyak keterbatasan untuk kita bertemu

Namun memasuki bulan suci ini

Ada yang merasuk dalam hati

Untuk memohon maaf atas kesalahan diri

Kepada kalian yang ayah sayangi

Ayah bukanlah orang tua sangat bijak bestari

Tentu punya kesalahan yang mungkin menyakiti

Mohon maafkan dengan hati yang suci

Agar Ramadhan kita tak becacat oleh ganjalan di hati

Hingga kita mencapai hari yang fitri

 

 

 

 


read more