Kesibukan pekerja di lobby IEC

Kesibukan pekerja di lobby IEC

Anda pernah berkunjung ke Hanover, Jerman. Mengunjungi pameran berbagai produk dari seluruh dunia,  yang boleh dikatakan diadakan sepanjang tahun? Saya yakin Anda akan begitu kagum dengan berbagai ajang pameran tersebut, yang seakan tidak pernah habisnya dengan segala macam ide dan kreatifitas mereka yang terlibat di dalamnya. Baik sebagai peserta pameran, maupun penyelenggaraannya yang tak pernah kering dengan inovasi, memperlihatkan bagaimana sebuah ajang pameran itu harus diselenggarakan. Sehingga peserta pameran maupun pengunjung yang datang, benar-benar disuguhi sesuatu yang luar biasa bahkan spektakuler, menimbulkan decak kagum kebanggaan. Sehingga mereka akan datang dan datang lagi.

Dapat kita bayangkan, betapa hebatnya organisasi penyelenggara pameran tersebut, dilihat dari sisi manapun. Apakah itu dari peserta yang benar-benar merasakan manfaat publisitas maupun keuntungan ekonomis, atas partisipasi mereka dalam ajang pameran itu. Begitupun bagi pengunjung, yang merasakan manfaat dengan lengkapnya informasi yang mereka butuhkan dan dapatkan. Sehingga produk yang mereka butuhkan, benar-benar dapat mereka temukan di sana. Sehingga kedatangan mereka kesana tak hanya sebagai pelancong, tapi juga sebagai pembeli yang potensial.

Bagi yang belum sempat datang ke Hanover, tak usah kecil hati. Kehebatan ajang pameran serta konvensi internasional itu, tak lama lagi akan hadir di Indonesia. Tepatnya di kawasan Bumi Serpong Damai, Tangerang, Banten.

Arena pameran dan ajang konvensi internasional yang merupakan terbesar di Asia Tenggara itu, diberi nama Indonesia Convention Exhibition. Operator yang akan mengelola pusat bisnis yang akan menampung ribuan tenaga kerja profesional ini adalah Deutsche Messe, perusahaan yang berpengalaman mengelola pusat pameran dagang dan industri serta konvensi Hanover, Jerman. Sebagaimana ditulis di awal artikel ini. Dari reputasi nama dan pengalaman perusahaan ini dalam mengelola ajang pameran dan konvensi tingkat dunia, kita meyakini ICE ini nanti akan menjadi kiblat konvensi dan pameran dagang dan industri di Asia Tenggara.

ICE dibangun di atas lahan seluas 22 hektar, dengan total luas bangunan 200.000 meter persegi. Fasilitas dan sarana yang saling mendukung adalah 10 arena pameran, dengan luas 50.000 meter persegi. Kemudian ditambah lagi dengan ruang pamer terbuka seluas 50.000 meter persegi. Fasilitas ruang pertemuan sebanyak 33 unit dengan kapasitas untuk 10.000 orang, termasuk di dalamnya restoran dan kelengkapan penyediaan konsumsi untuk para pengunjung, fasilitas parkir untuk 3000 kendaraan serta 300 kamar hotel bintang tiga.

Mengingat akan banyaknya tamu-tamu professional dan pebisnis potensial asing yang akan berkunjung ke ICE ini, nampaknya fasilitas hotel bintang tiga akan kurang memadai. Fasilitas hotel ini harus ditingkatkan hingga ke hotel bintang lima, atau setidaknya bintang 4 plus.

Satu hal lagi yang mungkin akan menjadi pekerjaan rumah pengembang Bumi Serpong Damai, adalah akses jalan yang lebih luas dan lancar menuju arena ICE. Kemacetan akan mengurangi minat para pengunjung untuk datang, dan ini tentu sesuatu yang tidak diinginkan oleh para peserta dan penyelenggara untuk suksesnya acara.

Tahun 2015 semakin mendekat, rasanya kita tidak sabar juga untuk segera melihat dan menikmati fasilitas yang ada di ICE ini, yang bila berhasil mencapai sasarannya nanti, tentu akan menjadi kebanggaan kita bersama sebagai bangsa Indonesia, yang sanggup menyediakan fasilitas konvensi dan ajang pameran berkelas dunia. Semoga.

Giveaway iPhone 7 Plus


read more