Perkenalan kita adalah atas kehendak Allah

Lalu dengan izinNya kita menjalaninya.

Dia mengizinkan aku untuk melayanimu

Memberimu dengan apa yang kumiliki

Membangkitkan yang selama ini kau pendam dalam

Hingga kamu menemukan lagi hidupmu

Lalu kamu melihat matahari kembali cerah

Menyinari hari-harimu yang tadinya kelam

 

Suara hatimu memanggilmu pulang

Mencoba peruntungan dalam permainan nasib

Mencoba kehidupan dari ranah yang berbeda

Hingga Allah mempersatukan kita

Dalam sebuah ikatan bernama pernikahan

Lalu Allah pun datang menguji kita

Ujian hidup yang sesungguhnya

Ujian kesabaran dan keteguhan hati

Memelihara ikatan yang telah terbuhul kuat

 

Mendapatkan kenyataan tak sesuai harapan

Aku sadar kamu kecewa

Hingga akhirnya mencari jalan lain

Disaat aku masih berusaha membenahi diri

Lalu datanglah bencana itu

Pertahanan dirimu runtuh

Menyerah pada sesuatu yang kamu dapatkan begitu mudah

Yang tidak kamu sadari

Itu adalah awal dari sebuah bencana yang panjang

Yang merombak semua tatanan hidupmu

Aku marah

Tapi kusadari

Semua juga karena kesalahan dan kelalaianku

Menjaga amanah dirimu

Dalam keadaan goncangan jiwa yang rapuh

Kamu tinggalkan negeri ini

Dengan segenap sesal menyesak kalbu

Serta kemarahan dan kebencian yang memuncak

Pada seorang yang begitu mengecewakanmu

Yang awalnya kamu yakini

Orang yang tepat untuk menggantungkan hidupmu

Tapi nyatanya tak lebih dari seorang pecundang yang malang

Si miskin yang pandai berlagak kaya

Dan orang itu adalah, Aku

Aku ikhlas kamu menumpahkan segala kesalahan pada diriku

Aku hanya berserah diri pada-Nya

Karena Dia-lah penghakim yang maha adil

 

Hari berganti bulan berlalu

Kamu telah menghapus semua memori aku dari dalam dirimu

Dengan menutup semua pintu komunikasi yang ada

Dan menyatakan dirimu telah menjadi orang lain

Pada siapapun yang bertanya

Aku tak akan membantah itu

Karena akan percuma

Walau aku punya argumentasi yang berbeda

Namun satu yang tak pernah berubah

Kamu akan senantiasa ada dalam hidupku

Hingga akhir hayatku

Karena janji itulah yang tertanam sejak awal kita bertemu

Setelah aku mengetahui hitam putihnya dirimu

Aku telah menyerahkan diriku pada Ilahi

Sebagai jalan pulangmu

Kembali ke jalan yang di ridhoi-Nya

Andai kau tak kembali

Hingga aku dipanggil ke Pangkuan-Nya

Aku tak akan pernah menyesal

Karena itulah pilihan hidupku

Walau dari kiri maupun kanan depan maupun belakang

Menyarankan aku melepaskanmu

Dan membiarkanmu dengan kehidupanmu sendiri

Walau apapun yang akan terjadi dan kamu lakukan

Namun aku tak akan bergeming

Karena ini bukan masalah cinta

Tapi pilihan hidup dalam pengabdian

Membawa kamu kembali kepada-Nya

Walau kemungkinan itu amat tipis

Karena usiaku semakin larut

Dan mungkin juga

Kamu telah menemukan kehidupan yang baru

Semua itu aku serahkan kepada-Nya

Karena tiada satupun yang sulit bagi-Nya

Bagi kalian yang tidak setuju

Tak perlu dipikirkan

Biarkan aku dengan kebodohanku

Karena aku hanya setia pada janji

Yang telah terpatri dalam hati.

.

02082016


read more