Sebagai sebuah daerah tujuan wisata, Yogyakarta selalu punya banyak cerita untuk dikisahkan dan banyak tempat untuk ditelusuri dan dinikmati. Salah satu diantaranya adalah jika Anda pernah melewati jalur Yogyakarta-Wonosari, tentu juga pernah melihat sebuah lokasi yang cukup ramai di km 16. Berada di perbatasan wilayah Bantul dan Gunungkidul, tempat yang akrab disebut Bukit Bintang ini memang menjadi favorit anak-anak muda untuk nongkrong.

Dari pusat kota, letaknya cukup jauh. Anda harus berkendara sekitar 30 menit untuk mencapainya. Bukan hanya jarak, tantangan lain yang dihadapi pengendara motor maupun mobil adalah kondisi jalan yang menanjak dan berkelok-kelok. Jalur ini pun terbilang cukup ramai karena merupakan penghubung dari kota ke Kabupaten Gunungkidul maupun sebaliknya.

 

Istimewanya Bukit Bintang

Foto : naradatour.com

 

Keistimewaan Bukit Bintang akan mulai terasa menjelang sore hingga malam hari. Pada saat itu, langit terlihat lebih eksotis karena semburat warna jingga, khususnya pada saat cuaca sedang cerah. Semakin malam, suasana pun akan semakin menarik. Cahaya lampu dari rumah-rumah penduduk serta kendaraan yang berlalu-lalang di kejauhan terlihat seperti kunang-kunang.

Di sekitar tempat ini, ada banyak pondok lesehan dengan dinding-dinding pendek. Dengan demikian, para pengunjung pun lebih leluasa menikmati pemandangan sekitar tanpa halangan. Selain pemandangan dan udaranya yang sejuk, Anda pun dapat menghangatkan diri dan mengisi perut dengan memesan jagung bakar atau mie instan.

 

Aktivitas Menarik di Bukit Bintang

Bukit Bintang merupakan lokasi yang sangat strategis untuk menikmati panorama alam Jogja dari ketinggian. Kawasan ini biasanya ramai pada malam hari. Nah, bagi Anda yang ingin mengisi waktu dengan bersantai sambil mengobrol dengan teman maupun anggota keluarga, datang saja ke Bukit Bintang.

Hal lain yang bisa Anda lakukan ketika berkunjung ke Bukit Bintang adalah menikmati lezatnya jagung bakar yang masih hangat. Di tengah suhu udara yang dingin, jagung bakar adalah solusi terbaik untuk mengisi perut. Selain itu, Anda juga bisa berburu foto pada malam hari. Lansekap yang luas di depan mata tersebut sangat menarik dijadikan sebagai latar foto selfie atau wefie.

 

Tips ke Bukit Bintang

Foto : explorewisata.com

 

Nah, supaya acara nongkrong di Bukit Bintang berjalan dengan lancar, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Pertama, persiapkan kendaraan yang akan digunakan dengan teliti, baik kendaraan roda dua maupun roda empat. Sopir yang mengemudikan kendaraan pun harus sudah ahli, apalagi dengan adanya belokan dan tanjakan pada malam hari. Pastikan semua fitur kendaraan berfungsi dengan baik, mulai dari rem hingga lampu.

Kedua, bawalah pakaian hangat untuk bertahan di udara dingin. Topi juga disarankan untuk digunakan. Ketiga, waktu terbaik untuk berkunjung ke Bukit Bintang adalah pada sore hari hingga malam hari. Meskipun demikian, Anda pun bisa bersantai di tempat ini pada siang hari.

Terakhir, pastikan Anda memiliki waktu yang cukup luang sehingga dapat menikmati suasana tanpa terburu-buru. Jangan khawatir, tidak ada biaya masuk yang dikenakan pada para pengunjung Bukit Bintang kecuali biaya parkir.

 

Tempat Wisata Malam Lain

Selain Bukit Bintang, ada banyak tempat wisata lain yang bisa dinikmati pada malam hari di Jogja. Sebut saja, Malioboro, Taman Pelangi, atau Alun-alun Kidul. Masing-masing objek wisata ini memiliki keunikan tersendiri yang sayang jika dilewatkan.

Nah, untuk mengunjungi berbagai tempat wisata malam tersebut, Anda tentu perlu menginap beberapa hari di Jogja. Ada banyak hotel murah di Jogja yang bisa dipilih. Buka saja website Airy Rooms atau pasang aplikasinya di smartphone Anda supaya lebih praktis. Hotel yang berada dalam jaringan Airy Rooms kualitasnya terjamin. Ada 7 fasilitas penting yang disediakan untuk para tamu, yaitu AC, TV layar datar, shower air hangat, WiFi, air minum gratis, perlengkapan mandi, dan tempat tidur bersih.


read more