Aku rindu kembali ke rumah.

Ya, itulah yang kurasakan saat ini. Setelah sekian lama blog ini dibiarkan terlantar tanpa sentuhan apa-apa, hanya gara-gara disibukkan oleh urusan yang entah kapan akan berakhirnya. Akhirnya aku sadar, aku harus kembali ke sini. Inilah rumahku, dimana aku bebas menuliskan segalanya. Uneg-uneg yang mengganjal di kepala atau di hati, bercerita tentang kehidupan atau apapun yang ingin ku ceritakan. Menyepi dengan segala kerisauan hati, atau tersenyum kala bahagia menghampiri.

Tidak tahu juga, apa yang akan kutulis saat ini. Disaat suasana hati masih ditutupi kabut dari orang yang sangat aku percayai mengemban amanah kehidupan rumah tangga keduaku. Sebuah pukulan telak yang tak pernah terbayangkan sebelumnya. Tapi bagaimana lagi, semua sudah terjadi. Ingin aku menghilangkan diri, tapi kenapa aku harus bersembunyi? Tak perlu bersilat kata, bagaimanapun juga kesalahan itu akan melekat kepadaku, dan aku tidak akan bisa lari darinya. Okelah, semua sudah terjadi dan tak mungkin ditarik kembali ke pangkal persoalan, aku hanya perlu mengambil satu sikap. Sikap yang akan memperlihatkan posisiku saat ini dimana dan bagaimana serta apa yang akan aku lakukan selanjutnya. Untuk itu, izinkan aku untuk menyepi dan merenung sejenak, menelaah lagi apa yang telah terjadi, dan dimana kisah ini akan berakhir nanti.

Salam


read more