Kacamata Pengikat Tali Silaturrahim

Si Progresif teman sepanjang hari Saat berpisah dengan teman, kita tidak pernah tahu kapan lagi akan bertemu, walau dalam hati tetap tersimpan keinginan semoga kita berjumpa lagi. Namun kita tidak pernah tahu akan seperti apa perjalanan hidup yang akan kita lewati dan berapa jauh kita berjalan. Hal inilah yang saya alami bersama teman-teman yang pernah tinggal […]

Saya Pernah Jadi “Tukang Cebok”

  Mayoritas kita pasti tahu apa arti kata “cebok”, yaitu mencuci (maaf) selangkangan kita dan sekitarnya setelah buang air besar atau buang air kecil. Namun bagi masyarakat Minang, cebok juga bisa bermakna lebih luas namun masih tetap berarti sebagai pekerjaan bersih-bersih. Seperti halnya yang sering disebut oleh para pekerja rumah makan Padang, di sana ada […]

Puasa Batal Gara-gara Tangguli

Bulan puasa, sekitar 50 tahun lalu. Libur bulan puasa membuat aku punya banyak waktu untuk bermain. Rasanya tidak ada lagi sudut kampung yang belum aku jelajahi, sendiri atau bersama teman sepermainan. Pagi itu aku meninggalkan rumah kak Izah, kakak sepupu yang tinggal di seberang jalan rumah kami, salah satu dari tiga rumah keluarga besarku yang […]

Idul Fitri 1975

Azan subuh berkumandang. Membangunkan kami yang tidur di kubah besar yang berada di puncak Masjid Raya Muhammadiyah yang terletak di jalan Bundo Kanduang, persis di tengah kota Padang itu. Aku buru-buru bangun, membenahi pakaian dan memasukkannya ke dalam kantong plastik. Setelah itu keluar dari kubah lalu bergegas turun melewati anak tangga kayu yang menghubungkan lantai […]

Aku rindu kembali ke rumah

Aku rindu kembali ke rumah. Ya, itulah yang kurasakan saat ini. Setelah sekian lama blog ini dibiarkan terlantar tanpa sentuhan apa-apa, hanya gara-gara disibukkan oleh urusan yang entah kapan akan berakhirnya. Akhirnya aku sadar, aku harus kembali ke sini. Inilah rumahku, dimana aku bebas menuliskan segalanya. Uneg-uneg yang mengganjal di kepala atau di hati, bercerita […]