Bekerja di lokasi yang berada dekat pinggir jalan yang dalam sehari minimal macet pagi dan sore, sungguh suatu hal yang tidak dapat saya hindarkan. Maklum, namanya juga bantu-bantu di tempat saudara buat nyambung hidup, mau bagaimana lagi, hehehe

Di ruangan berukuran 3 x 6 meter yang dibagi dua menjadi ruang operator di bagian depan dan ruang studio di bagian belakang. kipas angin yang tergantung di plafon yang jaraknya dari kepala hanya 1 meter, berputar sepanjang hari, satu di ruang operator dan satu lagi di studio.

Sebagai manula yang yang fisiknya tidak kuat lagi menahan semburan kipas angin yang berputar full speed itu, saya terpaksa memakai topi agar kepala dan leher saya tidak terkena langsung hembusan kipas angin tersebut. Sebab, bila hal ini terjadi, maka kepala saya lansung pusing dan berdenyut-denyut, begitu juga leher bagian belakang terasa sakit dan ada  benjolan yang menghalangi sirkulasi aliran darah ke kepala maupun di sekujur tubuh berjalan tidak normal, yang berakibat pekerjaan jadi terganggu.

Ramainya kendaraan bermotor melintas yang mengakibatkan debu beterbangan, serta polusi yang ditimbulkan oleh asap kedaraan bermotor, sudah pasti menghadirkan sebaran bahan kimia beracun atau toxic di sepanjang jalan dan sekitar studio. Sebaran polusi yang membawa kimia beracun itu mungkin hanya sedikit dan juga tidak terlihat. Tapi terpapar dalam jangka waktu yang lama dan sepanjang hari, bukan hal yang tak mungkin bila toxic yang masuk melalui saluran pernafasan, mata dan mulut bahkan kulit itu sudah menyebar di organ penting di bagian dalam tubuh saya, seperti hati, jantung, ginjal, paru-paru, usus maupun saluran darah.

Hal inilah yang saya alami di akhir Juli kemarin. Bangun subuh di rumah kost yang berada di belakang studio, kondisi tubuh saya sudah tidak karuan rasanya. Kepala pusing, perut terasa mual dan rasa eneg. Baru berencana keluar kost untuk mencari obat, perut sudah ngamuk ingin BAB. Sayapun segera ke kamar mandi, baru saja jongkok di jamban isi perut bagai dibongkar habis karena mencret putus sambung seperti tidak ada habisnya.

Selesai BAB saya kembali ke kamar untuk istirahat, badan terasa lemas kehilangan tenaga. Tidak sampai setengah jam kemudian perut ngamuk lagi minta diantar ke kamar mandi. Kembali isi perut berantakan di jamban, membuat fisik saya semakin lemas saat kembali ke kamar..

Karena tidak ingin berlarut-larut, setelah perut agak tenang sekitar satu jam, saya menguatkan diri pergi mencari obat. Dengan berjalan kaki sebisanya, saya menelusuri jalan Kota Bambu Raya. Namun baru berjalan sekitar 200 meter dari kost, perut saya kembali terasa tidak nyaman. Namun agak berbeda dari sebelumnya, yang terasa saat itu adalah eneg dan sendawa berulang kali. Saya sudah curiga, nampaknya sekarang keluarnya tidak lagi lewat bawah perut, tapi lewat mulut.

Dugaan saya tidak salah, baru berjalan beberapa langkah setelah itu isi perut saya keluar lewat mulut, muntah! Untungnya saat itu saya berjalan di pinggir got yang cukup besar dengan air mengalir cukup lancar. Sayapun mengarahkan muntah saya ke arah got, cukup banyak sehingga tubuh saya yang tadinya sudah lemas terasa semakin lemas.

Rencana mencari obat saya batalkan, karena kondisi saya rasanya tak mungkin lagi untuk melakukan perjalanan. Setelah tidak ada lagi muntah yang keluar, saya lalu berdiri pelan-pelan dan berjalan sebisanya menuju rumah kost. Belum sempat istirahat saat sampai di kost, rasa ingin muntah terasa lagi. Tidak menunggu lama setelah saya sampai di kamar mandi, isi perut saya keluar lagi, muntah lagi. Untungnya tidak sebanyak muntah yang pertama tadi.

Karena kondisi yang semakin memburuk dan tidak memungkinkan untuk mencari pengobatan. Saya lalu menghubungi anak saya yang berada di rumah mertuanya di Pondok Labu. Sejam kemudian dengan GrabCar, diapun datang bersama ibunya dan si bungsu Rizqy yang kebetulan malam itu nginap di sana.

Dengan meminjam motor pemilik studio yang juga baru datang dari rumahnya. Dibonceng anak saya, kami pergi ke klinik yang berada di jalan KS Tubun. Beruntung, klinik sedang kosong tidak ada pasien, sehingga saya bisa langsung di tangani oleh dokter jaga.

Dari hasil pemeriksaan dokter, dikatakan saya kemungkinan keracunan makanan atau toxic. Dari resep yang dituliskan dokter, dari klinik saya membawa pulang 4 macam obat.

Mengenal Toxic

Bapak Toksikologi, Paracelsus, menyatakan bahwa: Segala sesuatu adalah racun dan tidak ada yang tanpa racun. Hanya dosis yang membuat sesuatu menjadi bukan racun (Dosis solum facit venum).

Racun, toksin dan bisa, adalah tiga kata dengan pengertian yang hampir sama, hanya saja berbeda dalam definisi antara satu dengan yang lainnya. Toksin didefinisikan sebagai racun yang dihasilkan melalui proses biologi, atau biotoksin. Sementara bisa lebih ditujukan kepada cairan beracun yang berasal dari hewan untuk menyerang musuh atau untuk mempertahankan diri melalui gigitan atau sengatan

Pada umumnya zat toxic masuk lewat pernafasan atau kulit dan kemudian beredar keseluruh tubuh atau menuju organ-organ tubuh tertentu. Zat-zat tersebut dapat langsung mengganggu organ-organ tubuh tertentu seperti hati, paru-paru, dan lain-lain. Tetapi dapat juga zat-zat tersebut berakumulasi dalam tulang, darah, hati, atau cairan limpa dan menghasilkan efek kesehatan pada jangka panjang. Pengeluaran zat-zat beracun dari dalam tubuh dapat melewati urine, saluran pencernaan, sel efitel dan keringat.

Klasifikasi Racun

Racun dibagi menjadi 5 golongan, yaitu:
-Racun iritan, yaitu racun yang menimbulkan iritasi dan radang. Contohnya asam mineral, fungi beracun, dan preparasi arsenik.

-Racun penyebab hiperemia, racun narkotik, yang terbukti dapat berakibat fatal pada otak, paru-paru, dan jantung. Contohnya opium, tembakau, konium, dogitalis, dll.

-Racun yang melumpuhkan saraf, dengan meracuni darah, organ pusat saraf dapat lumpuh dan menimbulkan akibat yang fatal seperti kematian tiba-tiba. Contohnya asam hidrosianat, sianida seng, dan kloroform.

-Racun yang menyebabkan marasmus, biasanya bersifat kronis dan dapat berakibat fatal bagi kesehatan secara perlahan. Contohnya bismut putih, asap timbal, merkuri, dan arsenik.

-Racun yang menyebabkan infeksi (racun septik), dapat berupa racun makanan yang pada keadaan tertentu menimbulkan sakit Pyaemia (atau pyemia) dan tipus pada hewan ternak.

Sejarah.

Tulisan tertua mengenai racun ditemukan di Mesir dan berangka tahun sekitar 3000 SM dan dokumen tentang penelitian tanaman beracun yang dilakukan oleh Menes, raja Mesir.

Di dalam sejarah Yunani, racun pernah digunakan sebagai hukuman mati yang disebut Racun Negara atau State Poison. Socrates adalah filsuf yang dihukum mati dengan cara ini. Selama masa pemerintahan kekaisaran Romawi, bila ada keluarga yang tidak disukai, maka untuk menghabisinya dipakailah racun yang dihidangkan di meja makan. Kaisar Nero pernah melakukan hal ini tehadap musuh yang ada di dalam istananya.

Memasuki abad pertengahan, pada tahun 8 Sesudah Masehi, racun semakin berkembang karena ahli kimia Arab berhasil mengubah arsenik menjadi bubuk yang tidak berasa dan tidak berbau sehingga deteksi adanya racun pun sulit diketahui. Pada masa itu, racun biasa diperdagangkan di apotek dan didapatkan oleh publik dengan mudah. Berbagai teks akademis tentang racun juga dituliskan oleh para biarawan, salah satunya adalah The Book of Venoms (1424) oleh Magister Santes de Ardonis yang berisi racun yang diketahui pada masa itu, mekanisme kerjanya, dan cara penyembuhannya.

Ahli kimia Italia berusaha membuat racun yang lebih kuat dari racun sebelumnya dan hal ini menyebar dari Italia ke Paris di abad ke-14 dan 15. Usaha untuk membatasi penjualan racun dilakukan oleh Louis XIV pada tahun 1662 yang mengeluarkan aturan pelarangan apotek untuk menjual senyawa beracun, kecuali kepada pembeli yang telah mendaftarkan tujuan mereka. Pada tahun 1836 dan 1841, Marsh dan Riensch secara terpisah berhasil mengembangkan metode untuk mendeteksi arsenik sehingga banyak orang yang melakukan kejahatan, terutama pembunuhan dengan racun akhirnya dapat ditangkap. Pada abad ke-20, racun mulai diteliti untuk digunakan sebagai senjata dalam peperangan.

Tingkat efek racun terhadap tubuh

Pengaruh efek racun terhadap tubuh dipengaruhi oleh beberapa faktor, yaitu:
1. Sifat fisik bahan kimia, yang dapat berwujud gas, uap (gas dari bentuk padat/cair), debu (partikel padat), kabut (cairan halus di udara), fume (kondensasi partikel padat), awan (partikel cair kondensasi dari fase gas), asap (partikel zat karbon).
2. Dosis beracun: jumlah/konsentrasi racun yang masuk dalam badan.
3. Lamanya pemaparan.
4. Sifat kimia zat racun: jenis persenyawaan; kelarutan dalam jaringan tubuh, jenis pelarut.
5. Rute (jalan masuk ke badan), yang bisa melalui pernapasan, pencernaan, kulit serta selaput lendir.
6. Faktor-faktor pekerja, seperti umur, jenis kelamin, derajat kesehatan tubuh, daya tahan/toleransi, habituasi/kebiasaan, nutrisi, tingkat kelemahan tubuh, faktor generik.

Proses Fisiologi

Bahan kimia yang masuk ke badan dapat mempengaruhi fungsi tubuh manusia sehingga dapat mengakibatkan terjadinya gangguan kesehatan atau keracunan, bahkan dapat menimbulkan kematian.

1. Penyebaran racun ke dalam tubuh:
Racun masuk ke dalam tubuh melalui kulit atau selaput lendir, misal pada jalan pencernaan, pernapasan atau mata. Kemudian melalui peredaran darah akhirnya dapat masuk ke organ-organ tubuh secara sistematik. Organ-organ tubuh yang biasanya terkena racun adalah paru-paru, hati (hepar), susunan saraf pusat (otak dan sumsum tulang belakang), sumsum tulang, ginjal, kulit, susunan saraf tepi, dan darah. Efek racun pada tubuh juga akan memberikan efek local seperti iritasi, reaksi alergi, dermatitis, ulkus, jerawat, dan gejala lain. Gejala-gejala keracunan sistematik juga tergantung pada organ tubuh yang terkena.

2. Fungsi detoksikasi hati (hepar):
Racun yang masuk ke tubuh akan mengalami proses detoksikasi (dinetralisasi) didalam hati oleh fungsi hati (hepar). Senyawa racun ini akan diubah menjadi senyawa lain yang sifatnya tidak lagi beracun terhadap tubuh. Jika jumlah racun yang masuk kedalam tubuh relatif kecil/sedikit dan fungsi detoksikasi hati (hepar) baik, dalam tubuh kita tidak akan terjadi gejala keracunan. Namun apabila racun yang masuk jumlahnya besar, fungsi detoksikasi hati (hepar) akan mengalami kerusakan.

Gejala-gejala Keracunan

Gejala nonspesifik: Pusing, mual, muntah, gemetar, lemah badan, pandangan berkunang-kunang, sukar tidur, nafsu makan berkurang, sukar konsentrasi, dan sebagainya.
Gejala spesifik: Sesak nafas, muntah, sakit perut, diare, kejang-kejang, kram perut, gangguan mental, kelumpuhan, gangguan penglihatan, air liur berlebihan, nyeri otot, koma, pingsan, dan sebagainya.

Madu

Madu adalah campuran dari gula dan senyawa lainnya. Sehubungan dengan karbohidrat, madu terutama fruktosa (sekitar 38,5%) dan glukosa (sekitar 31,0%), sehingga mirip dengan sirup gula sintetis diproduksi terbalik, yang sekitar 48% fruktosa, glukosa 47%, dan sukrosa 5%. Karbohidrat madu yang tersisa termasuk maltosa, sukrosa, dan karbohidrat kompleks lainnya. Seperti semua pemanis bergizi yang lain, madu sebagian besar mengandung gula dan hanya mengandung sedikit jumlah vitamin atau mineral. Madu juga mengandung sejumlah kecil dari beberapa senyawa dianggap berfungsi sebagai antioksidan, termasuk chrysin, pinobanksin, vitamin C, katalase, dan pinocembrin.Komposisi spesifik dari sejumlah madu tergantung pada bunga yang tersedia untuk lebah yang menghasilkan madu.

Buah Lemon.

Buah Lemon walau rasanya asam, mempunyai manfaat yang banyak bagi tubuh kita, diantaranya dapat kita lihat dibawah ini

1.Membantu menurunkan berat badan
Bagi kamu yang sedang program diet, air lemon dapat menjadi teman terbaik. Polifenol dalam lemon dapat membantu mengurangi nafsu makan.

2. Antibodi
Sudah menjadi rahasia umum kalau vitamin C pada lemon bisa memberikan antibodi tambahan. Manfaat lain dari air lemon, yakni membantu mencegah infeksi.

3. Membantu pencernaan
Selain meningkatkan antibodi, rasa asam dari air lemon dapat membantu mencerna makanan. Kalau kita menambahkan irisan lemon dan parutan lemon ke air, ada manfaat pektin, serat yang ditemukan di daging buah dan kulitnya. Banyak penelitian telah menunjukkan serat dapat memperbaiki pencernaan dan kesehatan usus.

4. Menambah asupan vitamin C
Sumber vitamin C dalam jeruk tak terbantahkan. Vitamin C adalah antioksidan yang membantu melindungi sel melawan radikal bebas, dan melindungi tubuh dari penyakit kanker, dan mempercepat penyembuhan luka. Agar kadar vitamin C dalam jeruk tak berkurang, campurkan perasan air jeruk dengan air hangat suam-suam kuku, bukan dengan air panas.

5. Tetap terhidrasi
Air lemon tidak secara langsung bermanfaat untuk hidrasi. Namun, minum air yang memiliki rasa dapat mendorong lebih banyak untuk mengonsumsi cairan. Menambahkan lemon ke air dapat meningkatkan rasa, maka dapat membantu minum lebih banyak dan memperbaiki hidrasi.

6. Membantu terlihat awet muda
Vitamin C dalam air lemon bisa membantu kondisi kulit tubuh kita. Tentu, ini karena efek vitamin C pada kolagen, yang membantu membentuk jaringan ikat di bawah kulit. Selain itu, hidrasi dari air membantu kulit tetap lebih halus dan memberikan penampilan lebih awet muda.

7. Membantu fungsi hati
Manfaat lain dari lemon yang jarang diketahui adalah membantu fungsi hati sebagai penyaring di tubuh agar bekerja lebih baik. Hati Anda adalah mekanisme alami tubuh untuk membuang racun.

8. Meningkatkan kalium
Biasanya kalium dikaitkan dengan pisang, tapi ternyata lemon juga merupakan sumber yang baik.

9. Melancarkan BAB
Selain membantu fungsi usus dan hati, air lemon bisa menjadi bagian dari cara sehat melancarkan buang air besar (BAB) Jika menambahkan buah lemon ke air, maka dapat membantu kita untuk minum lebih banyak cairan sepanjang hari, dan ini dapat melancarkan BAB.

10. Mencegah batu ginjal
Salah satu penyebab dari batu ginjal adalah dehidrasi. Tapi jangan takut, air lemon membantu menghaluskan ginjal dan mencegah endapan ini. Mengasup air yang berasa asam disebut dapat mengurangi kemungkinan presipitasi. Dengan kata lain, asam dari lemon bisa membantu menjaga agar batu tidak bersatu.

11. Menyegarkan nafas
Manfaat dari air lemon adalah membantu menyegarkan nafas. Jeruk dalam air lemon dapat membantu mengurangi pertumbuhan bakteri di mulut, sehingga membantu nafas lebih segar. Tapi, asam lemon dapat mengikis enamel gigi. Oleh karena itu, minum lemon melalui sedotan untuk mengurangi risiko tersebut dan tidak perlu setiap hari mengonsumsinya.

12. Meningkatkan metabolisme
Air lemon salah satu tambahan yang baik untuk rutinitas pagi, sebab bisa meningkatkan metabolisme—sehingga menjaga berat badan tetap sehat dan aktif. Minum tiga kali sehari dapat membantu mempercepat metabolisme serta memberikan rasa kenyang. Manfaat ini akan lebih besar lagi jika kita meminum air lemon dingin.

Natsbee Honey lemon

Kita sudah tahu khasiat dan kegunaan Madu dan Lemon. Kitapun sudah tahu bagaimana menyajikan keduanya. Tapi bagaimana kalau tumpukan pekerjaan membuat kita tak punya waktu untuk menyiapkan semuanya dalam waktu yang cepat dan tepat? 

Tidak perlu khawatir! Saat ini telah hadir dalam bentuk minuman siap saji dengan kompoisi yang tepat untuk menjaga kesehatan kita dan melindungi tubuh kita dari toxic sepanjang hari. NATSBEE Honey Lemon demikian nama minuman tersebut. Rasa madu dan lemonnya yang lembut, menyegarkan tenggorokan dan  nyaman di perut. Minuman inilah yang saya konsumsi saat istirahat dan dalam masa penyembuhan saya. Karena merasakan tubuh saya semakin enak dan nyaman, saya menghabiskan  empat botol Natsbee Honey Lemon dalam dua hari.

Setelah istirahat selama seminggu dan merasakan tubuh saya benar-benar sudah sembuh, saya kembali bekerja lagi. Agar tak mudah kena serangan racun toxic lagi, secara berkala saya meminum Natsbee Honey Lemon untuk untuk membentengi tubuh saya dari racun jahat tersebut.

Natsbee Honey Lemon yang terbuat dari perpaduan madu dan lemon asli dibuat untuk menemani kita dalam menjalani aktivitas. Tidak masalah seberapa padatnya aktivitas yang kita jalani, Natsbee Honey Lemon akan mengembalikan kesegaran tubuh dan menjadikannya bersih kembali dari racun toxic yang mungkin sempat memasuki tubuh kita. 

Untuk membentengi diri Anda, ada baiknya juga Anda mulai meminum minuman berkhasiat ini. Agar hari-hari aktif Anda bersih dari racun toxic yang akan mengganggu aktifitas harian Anda.

#AsikTanpaToxic
#BersihkanHariAktifmu

Sumber rujukan:
-https://bit.ly/2PQuCDg
-https://bit.ly/2wwxGwc
-https://bit.ly/2MDnhZG
-https://bit.ly/2N2yMJE
-https://bit.ly/2PP9w8e

Foto-foto:
-Koleksi pribadi
-Flyer Natsbee


read more