Tak Ada Lagi Sisa  yang Terbuang!

 

Kamis (2/2) kemarin, saya mendapat undangan dari Indosat Ooredoo. Operator telekomunikasi seluler dengan beberapa produk, diantaranya IM3. Dengan naik ojek online saya meluncur menuju kantor pusat Indosat Ooredoo di Jalan Merdeka Barat 21, tempat acara diselenggarakan. Sampai di tempat acara pukul 11 lewat beberapa menit, saya melihat beberapa teman blogger dan awak media lainnya juga sudah hadir. Setelah melakukan registrasi ulang, para undangan ngobrol dulu di lobby gerai Indosat Ooredoo. Pukul 11.40, kami baru dipersilakan untuk naik ke lantai 4, auditorium utama Indosat Ooredoo tempat acara diadakan. Sampai di lantai 4, acara pertama adalah makan siang, saat yang tepat karena memang pas waktunya makan siang. Selesai makan siang, saya menyempatkan diri shalat zuhur, mumpung masih ada waktu sebelum acara utama dimulai. Pukul 13.00 acarapun dimulai.

Ibarat anak kos yang sahur di bulan puasa Ramadhan, gara-gara keasyikan begadang, lalu saat bangun sahur waktunya sudah mepet. Ambil nasi bungkus yang dibeli sebelum tidur, lalu buru-buru makan. Namun karena waktu yang tersisa sangat singkat, waktu imsak pun tiba, padahal nasi dan lauknya masih cukup banyak, sehingga terbuanglah nasi yang tersisa tak bisa dimakan lagi, mubazir…

Begitulah perumpamaan paket kuota internet kita yang tak terpakai. Setiap habis bulan kita masih mempunyai sisa paket yang lumayan banyak dan belum dimanfaatkan. Tapi karena waktunya sudah habis, harus beli paket baru lagi, sementara sisa kuotanya tidak bisa dipakai lagi, alias hangus dan mubazir juga. Kejadian ini berulang terus setiap bulan. Berapa kerugian kita bila dikumpulkan dalam setahun?

Kondisi yang seperti inilah yang dialami oleh ribuan atau boleh jadi jutaan pelanggan internet Indonesia selama ini. Sementara operator telekomunikasi penyelenggara internet, dengan tenangnya menikmati keuntungan dari sisa kuota yang tidak terpakai ini.

Rupanya hal ini menjadi buah pikiran juga oleh manajemen Indosat Ooredoo. Seperti yang disampaikan oleh Alexander Rusli, President Director & Chief Executive Officer, Indosat Ooredo, saat peluncuran produk baru IM3 Indosat Ooredoo. Hingga dari pemikiran itu kemudian lahirlah sebuah produk baru bernama Data Rollover. Sebuah produk yang memungkinkan para pelanggan IM3 yang mempunyai sisa paket data mereka di akhir bulan, tidak kehilangan sisa paket mereka atau hangus, tapi bisa memanfaatkannya di bulan berikutnya dengan mengakumulasikannya dengan paket baru yang dibeli oleh pelanggan. Sebuah terobosan yang lahir dari jiwa besar petinggi Indosat Ooredoo yang tidak mau bersenang-senang diatas kerugian sisa paket pelanggannya.

Ini adalah sebuah terobosan baru yang belum semua operator yang mengadopsinya. Terobosan baru ini  diangkat oleh Indosat Ooredoo memasuki tahun baru 2017 sebagai Freedom 4.0.

Jadi bila sebelumnya kita membeli paket kuota kecil yang sebenarnya tidak cukup bagi kita untuk sebulan pemakaian internet, tapi terpaksa dilakukan karena bila membeli paket dengan kuota besar lebih banyak ruginya, sebab sering kuotanya bersisa cukup banyak. Maka sekarang kita tidak perlu khawatir lagi akan sisa kuota kita bila tidak terpakai habis di bulan berjalan, karena sisanya dapat dinikmati di bulan berikutnya setelah kita membeli paket baru dimana nantinya sisa paket sebelumnya ditambahkan ke paket kuota bulan yang baru. Sebagai contoh, misalnya di awal bulan kita membeli paket dengan kuota 4 GB. Di akhir bulan pemakaian kuota hanya 2,8 GB, sehingga masih ada sisa 1,2 GB. Bila sebelumnya sisa yang 1,2 GB ini hilang, maka sekarang dengan Data Rollover sisa paket ini akan ditambahkan ke paket kuota yang baru, dan seterusnya hingga setahun. Bila setahun masih bersisa, maka sisa inilah yang akan dihapus oleh operator dan kita akan membeli paket kuota baru dengan skema berulang setiap bulannya hingga setahun berikutnya.

Dengan system Data Rollover ini kitapun tak perlu khawatir lagi untuk membeli paket data dengan kuota yang besar dari biasanya, karena membeli paket kuota kecil juga membuat hati tidak nyaman, takut kehabisan sebelum waktunya atau di saat yang tidak tepat ketika kita sedang melakukan tugas, tiba-tiba paketnya habis. Sehingga jadinya juga malah boros bila harus membeli paket data dua kali dalam sebulan.

 


10 Comments

  1. Wah perumpamaan waktu sahur yg mepetnya pas tuh pak sama sisa kuota di akhir waktu. Untung ada Data Rollover

  2. Hehehe… pengalaman jadi anak kos Winny, suka mepet sahurnya. Tapi skarang zamannya Data Rollover…. amannnn…. tak ada lagi sisa yang mubazir

    Terimakasih telah berkunjung

    Salam

  3. “Ini adalah sebuah terobosan baru yang belum semua operator yang mengadopsinya. Terobosan baru ini diangkat oleh Indosat Ooredoo memasuki tahun baru 2017 sebagai Freedom 4.0.”

    mantep pak. inovasi dari IM3 Ooredoo untuk memenuhi puluhan juta pelanggannya, termasuk kita 🙂

  4. nggak pake mikir lagi beli paket data bulanan dengan kuota banyak, karena nggak khawatir kuotanya hangus kalo paket bulanan sudah masuk tenggang waktu ya pak

  5. William Giovanni

    Dengan adanya Data Rollover, pelanggan sudah tidak merasa dirugikan dengan sisa kuota yang hangus.

  6. Kalau selama ini kita sering kelebihan kuota dan hangus, sekarang tidak lagi. Jadi sisanya itu kalau memang cukup banyak bisa dimanfaatkan untuk yang lain, benarkan Choirul?

    Terimakasih telah singgah

    Salam

  7. Betul Tuty Queen. Kita bisa plong mau beli paket dengan kuota berapa saja, karena kita sudah yakin tidak ada kuota itu yang terbuang percuma atau hangus.

    Terimakasih telah singgah

    Salam

  8. Betul Giovanni. Tak ada lagi pemborosan yang tidak perlu, karena sisa kuota dapat dimanfaatkan bulan berikutnya.

    Terimakasih telah singgah
    Salam

  9. wah … keren IM3 .. sayang saya sekarang pakai smartfren 4G

  10. Inovasi tiada henti, bung Ahmad

    Terimakasih telah berkunjung

    Salam

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *