Fotografi Untuk Pemula: Fasilitas Kelengkapan Lampu Kilat

Saklar Induk. Saklar induk atau power switch ini berfungsi untuk menghidup dan mematikan sirkit elektronik lampu kilat, bila kita hendak mengoperasikan atau setelah selesai dipakai.

Skala jarak dan diafragma. Ini kita temui pada lampu kilat manual dan juga pada lampu kilat otomatis yang bisa dioperasikan manual. Gunanya yaitu untuk mencari padanan yang efektif antara jarak subyek dengan bukaan diafragma, berdasarkan besarnya pancaran atau GN lampu kilat bersangkutan. Lanjutkan membaca “Fotografi Untuk Pemula: Fasilitas Kelengkapan Lampu Kilat”

Fotografi Untuk Pemula: Lampu Kilat

  

.

Sebuah alat bantu yang tak dapat dipisahkan juga dari kamera adalah lampu kilat. Sebab tidak selamanya kita akan melakukan pemotretan di tempat yang terang dan mempunyai cahaya yang cukup. Bahkan ditempat yang terang sekalipun kadang-kadang kita juga memerlukan lampu kilat ini. Misalnya diwaktu mengadakan pemotretan yang berlawanan dengan arah datangnya cahaya matahari.Lampu kilat manualLampu kilat ini juga mempunyai banyak variasi model serta kekuatan pancaran cahayanya. Kekuatan atau besarnya pancaran lampu kilat ini diberi nilai atau angka pedoman. Satuannya diberi lambang GN atau Guide Number. Nilai GN lampu kilat ini selalu dikaitkan dengan nilai kepekaan film, umumnya pada 100ISO. Lampu kilat manualBagian belakang lampu kilat manual dengan petunjuk pemakaian Lanjutkan membaca “Fotografi Untuk Pemula: Lampu Kilat”

Perlengkapan Standar Sebuah Kamera

 

Kita sudah membahas tentang Kamera dengan peralatan utamanya, Lensa, Rana dan Diafragma.

Sekarang kita akan membahas perlengkapan standar sebuah kamera. Perlengkapan standar ini tidak sama pada setiap kamera, kecuali perlengkapan yang mutlak ada. Seperti tuas pengokang kamera, penggulung balik film, selektor kecepatan rana dan gelang diafragma.

Diantara perlengkapan standar itu, terdapat beberapa diantaranya yang sudah bekerja otomatis,  misalnya kamera yang sudah dilengkapi motor penggerak untuk penggulung film maupun otofokus lensa. Lanjutkan membaca “Perlengkapan Standar Sebuah Kamera”

Fotografi Untuk Pemula: Mari Mengenal Lensa

.

.

Lensa

 

Perlengkapan pertama sebuah kamera adalah lensa. Anda tidak akan bisa melakukan pemotretan tanpa dibantu oleh lensa, walau Anda memakai kamera paling canggih sekalipun, seperti gambar di bawah ini.

 

Walau kamera ini canggih, tanpa lensa dia tak bisa berbuat apa-apa.

 

Lensa inilah yang bertugas menerima semua informasi yang berada di depannya. Semua informasi yang berbentuk cahaya atau gambar tersebut diloloskan oleh sang lensa menuju film atau sensor elektronik peka cahaya yang terbentang dibelakangnya.

Lensa ini tidak pilih bulu, apakah yang dilihatnya didepan itu cewek cakep atau nenek-nenek yang sudah tua renta dan keriput. Sinar matahari yang terang benderang atau kelap kelipnya sebuah lilin, semuanya masuk tanpa kecuali.

 

Aneka jenis lensa, untuk beraneka keperluan

Ini secara garis besarnya, atau mungkin juga idealnya sebuah lensa. Sebab untuk saat ini, sebaik-baiknya sebuah lensa, pasti ada cacatnya, dan inilah yang dinamakan cacat lensa.

Tapi berkat teknologi yang tinggi, cacatnya sebuah lensa sudah dapat dikurangi seminimal mungkin. Sehingga P?ijímáme kita sudah dapat menikmati banyak hasil karya foto yang seolah “tanpa cacat”

Aneka Jenis Lensa.

Lensa Standar.

Secara tehnis lensa ini disebut lensa 50mm, tapi dalam percakapan sehari-hari lensa ini sering disebut sebagai lensa Standar atau lensa Normal. Angka 50mm adalah jarak titik api sebuah lensa.

 

Lensa 50mm. Sebelah kiri adalah lensa manual untuk kamera konvensional. Sebelah kanan sudah memakai system otofokus untuk kamera digital

 

Lensa Sudut Lebar

Lensa dengan titik api 35mm  biasa di sebut lensa sudut lebar, begitu seterusnya hingga kebawahnya. Sedang lensa dibawah 14mm termasuk kategori lensa ultra lebar.

Diantara kegunaan lensa sudut lebar ini adalah untuk melakukan pemotretan pemandangan, sehingga area yang terliput menjadi lebih luas dibanding bila memotret dengan lensa standar. Atau untuk melakukan pemotretan di ruang sempit, sehingga bisa menjangkau sudut yang lebih luas.

 

Dua buah lensa, kiri sudut lebar 24mm dan kanan ultra lebar 14mm, yang dipasangi pf-4 pelindung untuk menghindarkan lensa dari cahaya pantulan yang mengakibatkan gambar cacat atau pengukuran cahaya yang tidak tepat.

 

Lensa Tele

Lensa tele ini bisa dibagi dalam tiga kategori, tele pendek, menengah dan panjang.

Tele pendek ada pada rentang 70 – 120mm, tele menengah mulai dari 150 – 250mm dan tele panjang 300mm keatasnya. Lensa tele pendek dan menengah bisa di pakai untuk pemotretan dalam studio untuk kebutuhan potrait, atau olah raga dalam ruangan. Sementara lensa tele panjang dipakai diluar ruangan, seperti olah raga sepak bola, balap mobil atau motor dan juga dipakai oleh wartawan perang.

 

Lensa Tele berbagai ukuran

 

Sumber foto: Google