Saatnya tahajud telah tiba
mendekatkan diri pada Yang Maha Suci
memohon ampun segala kesalahan diri
serta mengharap terbukanya pintu surga
ampunkan dosa hamba
yang sering lalai menghadap Engkau,
karena keasyikan bercumbu dengan dunia
yang suka terperangkap dalam kerlingan dosa
padahal Engkau telah memperingatkannya
Tuhan
betapapun sekujur tubuh ini telah kotor bergelimang dosa
namun aku takkan surut memohon keampunanMU
walau harus merintih memohon dengan menghiba
akan kulakukan itu demi mengharap keridhaanMU
Tuhan
aku tahu betapa jauhnya pintu syurga dariku
namun aku kan mencoba untuk menjangkaunya
andai kugagal sampai di sana
kupasrahkan diri pada genggamanMU
Tuhan
alangkah dekatnya pintu neraka dariku
karena kebodohan dan kesombonganku
ku kan mencoba menjauh darinya
hingga malaikat menjemputku untuk dihadapkan kepadMU
Tuhan
Engkau telah memberi isyarat kepadaku
dengan pertanda yang begitu nyata
bahwa waktuku semakin dekat
mata yang mulai rabun
rambut yang mulai memutih
kulit yang mulai keriput
gigi yang sudah berguguran
pendengaran yang semakin kurang
tangan yang mulai gemetar
kaki yang mulai lemah melangkah
Tuhan
beri aku kesempatan
di sisa usia yang tak seberapa ini
untuk selalu dekat denganMU
agar tak lagi menjadi hamba yang lalai
agar tak lagi menjadi si pendosa
izinkan aku tuk berbakti dan berbagi
pada hamba-hambamu yang membutuhkannya
walau Engkaupun tahu
aku sendiri tak punya apa-apa
amiinn…


Aamiin Ya robbal alamiin, Ayah. Merinding baca doa yang tertulis ini. “betapapun sekujur tubuh ini telah kotor bergelimang dosanamun aku takkan surut memohon keampunanMUwalau harus merintih memohon dengan menghibaakan kulakukan itu demi mengharap keridhaanMU”
Kita saling mengingatkan ananda, karena tak satupun diantara kita ini yang luput dari dosa. Semoga Allah senantiasa membimbing kita, melindungi kita dan menyadarkan kita bila kita lalai atau tersasar tak menentu.
Salam hangat dari ayah
Input your comments here…Bait-bait kalimat doamu ayah membawa pengharapan yang sama untukku bagimu, ayah akan slalu sehat, bahagia hingga batas waktu yg akan tiba…karena akhir sebuah perjalanan itu adalah kepastian semua mahlukNya.doa ku untukmu ayah, seperti juga doamu yg slalu setia mengiringi langkah2 para anandamu…amin.
Ananda, ayah tak punya apa-apa yang dapat ayah berikan untukmu nak, selain hanyalah doa dan doa. Hanya itulah yang ayah punyai. Semoga diantara doa-doa ayah itu, Allah mengijabahnya, hingga ananda sembuh seperti sedia kala, dan hidup bahagia bersama-sama orang tercinta tanpa diselimuti kekhawatiran dan kecemasan. amiin..