Kita sudah mempelajari semua komponen standard sebuah kamera, baik itu kamera konvensional maupun kamera digital. Sekarang kita akan mempraktekkan unjuk kerja komponen itu satu persatu.
Praktek pertama yang akan kita bahas adalah masalah Fokus. Berbicara masalah fokus adalah juga berbicara masalah lensa. Karena pada lensa inilah proses pemfokusan itu terjadi.
Dalam proses pemfokusan ini kita juga akan menentukan, apakah foto yang akan kita hasilkan akan memperlihatkan ruang tajam yang luas, atau ruang tajam yang sempit. Begitu juga luas atau sempitnya ruang tajam, juga di pengaruhi oleh lensa yang kita pakai. Lensa tele akan memberikan efek ruang tajam yang sempit, sementara lensa sudut lebar akan memberikan ruang tajan yang luas, walaupun pada bukaan diafragma yang sama.
Pada gambar 1, 2 dan 3, kita melihat fokus yang sempit pada lensa tele. Dengan sempitnya ruang tajam ini, kita juga lebih bisa menonjolkan bagian-bagian tertentu dari subyek yang kita foto. Seperti pada foto pertama, kita melihat pemfokusan terlihat tajam pada bidak catur yang berada dalam jarak terdekat, sehingga sebagian bidak yang berada di belakangnya menjadi latar belakang yang buram atau out of focus.

Pada foto kedua, terlihat titik fokusnya sudah bergeser ketengah, dan menjadikan bidak catur yang berada di latar depan dan belakang menjadi buram. Foto seperti ini sering kita temukan sebagai cara untuk menonjolkan objek utama dari subjek yang berada di sekitarnya.

Pada foto ketiga, titik fokus semakin menjauh pada deretan bidang catur paling belakang, hal itu membuat bidak catur yang berada di latar depan semakin terlihat buram. Foto seperti ini sering terlihat bila kita menikmati foto pemandangan. Tapi karena foto pemandangan umumnya di foto dengan lensa sudut lebar, maka latar depannya terlihat tidak seburam foto ketiga di atas.

Khusus pemakai kamera RLT, untuk melihat bagaimana proses terjadinya pemfokusan, ada baiknya kita melakukan semua itu dengan cara manual. Jadi kita bisa mengamati melalui jendela bidik, bagian mana dari subjek foto kita yang akan di tonjolkan, dengan menjadikan area di sekitar subjek yang kita foto sebagai titik fokus.
Jangan terlalu yakin dengan kamera oto fokus, karena ada kalanya dia akan memberikan sebuah hasil yang tak terduga buat kita dalam masalah fokus.
Sebagai sebuah contoh dapat kita lihat pada foto kelima di bawah. Karena konsentrasi melihat pose kompasianer Yayat dan Ani Ramadhanie ini, saya tidak memperhatikan bahwa fokus kamera saya bukan pada mereka, tapi pada peralatan makan serta botol saos yang terletak di atas meja. Maka terlihatlah hasil foto yang out of focus pada mereka berdua.



