Hari menjelang sore. Aku duduk di palanta di teras rumah tuan Maie, menunggu dengan tidak sabar kedatangan tuan Salim. Aku tidak tahu, sudah berapa kali aku bolak-balik keluar masuk rumah tuan Maie, melihat ke dua ujung jalan, sambil berharap tuan Salim memperlihatkan dirinya di salah satu ujung jalan itu. Sebuah oplet berhenti di depan rumah […]
