Belajar Banyak Dari Berkunjung ke Blog Teman

Sejak ikutnya saya dalam tantangan ngeblog 2 minggu yang direkayasa oleh Ani Berta, saya jadi ikut rajin mengunjungi blog teman-teman para perserta, atau istilah kekiniannya blogwalking alias BW.

Membaca tulisan yang di tayangkan sesuai dengan tema hariannya, saya menemukan banyak pelajaran yang bisa di petik. Bila saya masuk ke blognya teman-teman yang memang sudah pakar dalam menulis, saya belajar bagaimana menyampaikan ide atau inspirasi yang ada di kepala, lalu menuangkannya ke dalam tulisan degan tuntunan suasana hati. Banyak saya menemukan kisah sederhana, namun karena diolah dengan pengalaman yang sudah segudang dan kemampuan dalam menceritakan dengan baik, membuat kisah sederhana yang mungkin ditemukan dalam keseharian kita itu menjadi menarik.  Sebaliknya, ada juga sebenarnya kisah yang cukup menarik, cuma karena penulisnya belum berpengalaman dalam merangkai kata, hasilnya menjadi kisah yang biasa-biasa saja.

Satu hal yang membedakan juga saat membaca dan menikmati artikel teman-teman tersebut adalah, Bila saya membaca tulisan teman-teman yang sudah berpengalaman, saya bisa belajar bagaimana mereka menempatkan tanda baca yang tepat dan juga sekalian belajar bagaimana menuliskan kata-kata dalam bahasa Indonesia yang baik dan benar lengkap dengan ejaan yang disempurnakan-nya (EYD). Sementara teman-teman yang masih pemula, masih banyak kelihatan penempatan tanda baca yang kurang pas, sehingga ikut mengurangi kenyamanan kita dalam menikmati sajian tulisannya.

Dengan adanya beberapa peserta dengan kemampuan menulis yang lebih baik ini, saya bisa belajar dan lalu membandingkan kesemua tulisan teman-teman yang ada, lalu memperkirakan di posisi mana saya berada dengan membandingkannya dengan berbagai karakter tulisan-tulisan yang ada itu.  Sehingga kekurangan dan kelemahan saya bisa saya ketahui dan saya segera memperbaikinya dan tentu saja ingin lebih baik lagi kedepannya. Saya juga bisa memperkirakan di posisi mana saya berada dengan membandingkannya dengan berbagai karakter tulisan-tulisan yang ada itu, lalu meningkatkan kemampuan saya agar lebih baik lagi di usia yang semakin menua ini.

Tantangan yang diberikan Ani Berta ini, juga bisa membuat saya bisa lebih fokus dalam menulis. Satu hal yang sering sekali menjadi kendala saya dalam memposting sebuah artikel di blog, walau sebenarnya bahan yang akan ditulis itu sudah ada. Harapan saya kedepannya tentu saja tantangan seperti ini tidak hanya berhenti sampai disini, harus ada kesinambungannya, sesuai juga dengan apa yang telah kita pelajari di acara pelatihan di Fun Blogging. Bagaimana bentuk tantangannya tentu sudah ada dalam bayangan atau draftnya Ani Berta, Haya Aliya Zaki, maupun Shinta Ries.

 

Join the Conversation

4 Comments

  1. Bakat dan mood menulis menempati urutan ke sekian dalam ngeblog. Seringnya menulis yang membuat urat menulis kita menjadi lentur dan akhirnya kita bisa menemukan gripnya.
    Salam hangat dari Jombang

  2. Jadi banyak belajar dari peserta lain ya. Terkadang suka manggut-manggut sendiri kok bisa yaa dapat ide itu.

    Salam kenal dari Semarang, Ayah. Baru berkunjung di blog pertama kali ini 🙂

  3. Betul Pak De. Orang bijak bilang, bakat itu hanya 10%, yang 90% persennya adalah usaha yang sungguh-sungguh

    Terimakasih telah berkunjung pak De

    Salam kembali dari Jakarta

  4. Betul Lestarie, dengan seringnya kita berkunjung ke blog teman, kita bisa mengambil hikmah dan ilmunya dari sana. JAdi tidak hanya sekadar singgah dan ninggalin jejak.

    Terimakasih telah berkunjung ananda Lestarie.

    Salam kenal kembali dari Jakarta.

Leave a comment

Tinggalkan Balasan ke Dian Kelana Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.