Dikejar Bayang-bayang Ketakutan
Hari masih pagi, anduang Ipah dan anduang Pidan sudah berangkat ketempat kerja masing-masing. Anduang Pidan ke kompeksi pakaian, disana dia bekerja sebagai tukang jahit. Anduang Ipah ke Sungai Siak, dekat jembatan ponton yang menghubungkan kota Pakanbaru dengan kota Rumbai. Jembatan yang selalu aku kagumi. Karena dia akan terbelah dua ditengahnya, ke masing-masing sisi sungai, bila ada kapal yang akan lewat dari hulu ke hilir atau sebaliknya. Dan akan bertaut lagi, bila sang kapal telah lewat.
Lanjutkan membaca “Merantau ke Pekan Baru (30)”
